Jumat, 17 Oktober 2014

Kehilangan :')

Tak terasa waktu berjalan begitu cepat...
Tak terfikir apa yang disayangi akan menghilang dalam sebentar saja..
Tanpa ada kabar...
Tanpa sepatah kata yang terucap..
Kau yang begitu indah..
Yang selalu memberikan kehangatan dalam kedinginan
Kau yang menghapus tetes air mata disaat sedih...
Melukiskan sebuah senyum disetiap wajah yang terlihat muram dihadapanmu..
Dan kau yang membimbing kami ke mana arah yang pantas dituju..
Hingga membuat kami menjadi lebih baik dn dekat dengan yang Maha Pencipta.
Kini...
Kau telah tiada...
Pergi meninggalkan kami disini untuk memenuhi panggilan ilahi.
Innalillahi waiinnalillahirojiun, kata yang ku ucapkan dn sambil meratapi hingga meneteskan air mata.
Aq nggk menyangka..
Dan tidk percaya...
Mengapa secepat ini..
Ku belum sempat membalas semuanya...
Membuatmu tersenyum melihat keberhasilanku...
Tapi...
Waktu telah usai...
Aq hanya bisa tabah dan ikhlas menerima semua ini.
Menadahkan tangan, dn berdo'a kepadaMu ya tuhan...
Selamat jalan pak, semoga amal dan ibadah mu diterima Tuhan yang Maha Esa. Dn dilapangkan kuburnya.. amin.. amin ya robbal alamin.
Kami kan selalu merindukan dn menyayangimu disini..

Terima kasih..

Bpk. H. Huzaini

Jumat, 19 September 2014

Love

Cinta... Cinta .... dan cinta,,

           Ngomong - ngomong masalah cinta, tentu elo-elo pada pasti sudah tidak asing lagi mendengarkan yang namanya Cinta or Love. Mengapa saya mengatakan demikian, karna sekarang mulai dari bayi, balita, dan anak-anak sudah mengenal hal itu. Apalagi yang sudah bangkotan, haha.. sudah tua maksudnya, pasti sudah katam dengan yang namanya cinta. eiiittss... belum tentu. Soalnya, kebanyakan orang yang sudah tua belum bisa dikatakan mereka orang yang bisa fikiran dewasa begitu juga sebaliknya yang masih muda(bukan saya :D). kedewasaan seseorang itu bisa dilihat bagaimana ia bisa mengatasi dan menanggapi segala dengan baik tanpa adanya unsur emosional dan main otot. 
Opss, haha terjadi penyimpangan pemirsa. Sorry bro dan mbak bro terjadi kesalahan teknis dalam prosedur otak saya. :D .
             Oke baiklah, untuk tidak memperpanjang waktu, sok atuh saya jelasin yang namanya cinta. Selamat Membaca :) .

Part 1 : CINTA

A. Pengertian Cinta

             Cinta adalah Sebuah rasa yang terkoneksi atau terhubung dari hati ke hati yang mempunyai efek emosi sangat kuat dalam hal kasih sayang dan ketertarikan pribadi. Hal itu terjadi melalui proses yang sangat lama(Cinta Pandangan Terkakhir) dan bisa terjadi sangat cepat ((Cinta Pandangan Pertama)
berarti Pandangan kedua, ketiga dan seterusnya gak cinta lagi donk. hahaha....).
1. Contoh Cinta Dalam Proses yang sangat Lama, " seseorang yang sudah sekian lama bersama dalam kehidupan dan baru mengetahui ada cinta diantara mereka ". biasanya hal ini terjadi antara seseorang yang tidak pernah ketemu, dan terus dijodohkan oleh orangtuanya/ atas kemauan orang tuanya. (menurut saya)

2. Contoh Cinta Dalam Proses yang sangat cepat, " seseorang yang baru bertemu sudah merasakan yang namanya cinta pada tatapan/pandangan pertama atau bisa dari hal lain ".  (Gw juga udah tau kelezz, haha).

Waahh, time is over bro dan mbak bro...
Cinta cintaanya ntar gw sambung lagi ke part 2. terima kasih yang mau membaca, dan buat yang belum membaca, ayoo buruan baca. ntar kehabisan.. (emangnya jualan pake kehabisan segala). :D

Salam atd. :)
mohon maaf bila ada kekurangannya, maklum baru belajar. hihi..


Rabu, 17 September 2014

KISAH MOTIVASI, INSPIRASI, BERMAKNA DAN PENUH CINTA KEHIDUPAN

KISAH Mengharukan Si Bocah dan Perampok


Moore adalah seorang dokter terkenal dan dihormati, melalui tangannya sudah tak terhitung nyawa yang diselamatkan, dia tinggal disebuah kota tua di Prancis. 20 tahun yang lalu dia adalah seorang narapidana, kekasihnya mengkhianati dia lari kepelukan lelaki lain, karena emosinya dia melukai lelaki tersebut, maka dia dari seorang mahasiswa di universitas terkenal menjadi seorang narapidana, dia dipenjara selama 3 tahun.

Setelah dia keluar dari penjara, kekasihnya telah menikah dengan orang lain, karena statusnya sebagai bekas narapidana menyebabkannya ketika melamar pekerjaan menjadi bahan ejekan dan penghinaan. 

Dalam keadaan sakit hati, Moore memutuskan akan menjadi perampok. Dia telah mengincar di bagian selatan kota ada sebuah rumah yang akan menjadi sasarannya, para orang dewasa dirumah tersebut semuanya pergi bekerja sampai malam baru pulang kerumah, didalam rumah hanya ada seorang anak kecil buta yang tinggal sendirian.

Dia pergi kerumah tersebut mencongkel pintu utama membawa sebuah pisau belati, masuk kedalam rumah, sebuah suara lembut bertanya, “Siapa itu?” Moore sembarangan menjawab, “Saya adalah teman papamu, dia memberikan kunci rumah kepadaku.”

Anak kecil ini sangat gembira, tanpa curiga berkata, “Selamat datang, namaku Kay, tetapi papaku malam baru sampai ke rumah, paman apakah engkau mau bermain sebentar dengan saya?” Dia memandang dengan mata yang besar dan terang tetapi tidak melihat apapun, dengan wajah penuh harapan, di bawah tatapan memohon yang tulus, Moore lupa kepada tujuannya, langsung menyetujui.

Yang membuat dia sangat terheran-heran adalah anak yang berumur 8 tahun dan buta ini dapat bermain piano dengan lancar, lagu-lagu yang dimainkannya sangat indah dan gembira, walaupun bagi seorang anak normal harus melakukan upaya besar sampai ke tingkat seperti anak buta ini.

setelah selesai bermain piano anak ini melukis sebuah lukisan yang dapat dirasakan didalam dunia anak buta ini, seperti matahari, bunga, ayah-ibu, teman-teman, dunia anak buta ini rupanya tidak kosong, walaupun lukisannya kelihatannya sangat canggung, yang bulat dan persegi tidak dapat dibedakan, tetapi dia melukis dengan sangat serius dan tulus.

“Paman, apakah matahari seperti ini?” Moore tiba-tiba merasa sangat terharu, lalu dia melukis di telapak tangan anak ini beberapa bulatan, “Matahari bentuknya bulat dan terang, dan warnanya keemasan.”

“Paman, apa warna keemasan itu?” dia mendongakkan wajahnya yang mungil bertanya, Moore terdiam sejenak, lalu membawanya ketempat terik matahari, “Emas adalah sebuah warna yang sangat vitalitas, bisa membuat orang merasa hangat, sama seperti kita memakan roti yang bisa memberi kita kekuatan.”

Anak buta ini dengan gembira dengan tangannya meraba ke empat penjuru, “Paman, saya sudah merasakan, sangat hangat, dia pasti akan sama dengan warna senyuman paman.” Moore dengan penuh sabar menjelaskan kepadanya berbagai warna dan bentuk barang, dia sengaja menggambarkan dengan hidup, sehingga anak yang penuh imajinatif ini mudah mengerti. Anak buta ini mendengar ceritanya dengan sangat serius, walaupun dia buta, tetapi rasa sentuh dan pendengaran anak ini lebih tajam dan kuat daripada anak normal, tanpa terasa waktu berlalu dengan cepat.

Akhirnya, Moore teringat tujuan kedatangannya, tetapi Moore tidak mungkin lagi merampok. Hanya karena kecaman dan ejekan dari masyarakat dia akan melakukan kejahatan lagi, berdiri di hadapan Kay dia merasa sangat malu, lalu dia menulis sebuah catatan untuk orang tua Kay,

“Tuan dan nyonya yang terhormat, maafkan saya mencongkel pintu rumah kalian, kalian adalah orang tua yang hebat, dapat mendidik anak yang demikian baik, walaupun matanya buta, tetapi hatinya sangat terang, dia mengajarkan kepada saya banyak hal, dan membuka pintu hati saya.”

Tiga tahun kemudian, Moore menyelesaikan kuliahnya di universitas kedokteran, dan memulai karirnya sebagai seorang dokter.

Enam tahun kemudian, dia dan rekan-rekannya mengoperasi mata Kay, sehingga Kay bisa melihat keindahan dunia ini, kemudian Kay menjadi seorang pianis terkenal, yang mengadakan konser ke seluruh dunia, setiap mengadakan konser, Moore akan berusaha menghadirinya, duduk disebuah sudut yang tidak mencolok, mendengarkan music indah menyirami jiwanya yang dimainkan oleh seorang pianis yang dulunya buta.

Refleksi:
Ketika Moore mengalami kekecewaan terhadap dunia dan kehidupannya, semangat dan kehangatan Kay kecil yang buta ini yang memberikan kehangatan dan kepercayaan diri kepadanya, Kay kecil yang tinggal didalam dunia yang gelap, sama sekali tidak pernah putus asa dan menyia-nyiakan hidupnya, dia membuat orang menyadari betapa besar vitalitas dalam hidup ini, vitalitas dan semangat ini menyentuh ke dasar hati Moore.

Cinta dan harapan akan dapat membuat seseorang kehilangan niat melakukan kejahatan, sedikit harapan mungkin bisa menyembuhkan seorang yang putus asa, atau bahkan bisa mengubah nasib kehidupan seseorang atau kehidupan banyak orang, seperti Moore yang telah membantu banyak orang, ketika mengalami putus asa maka bukalah pintu hatimu, maka cahaya harapan akan menyinari hatimu.